Petugas Gabungan di Bojonegoro Masifkan Penegakan Protokol Kesehatan

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Jelang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dilakukan dalam rangka mencegah lonjakan covid-19. Kebijakan tersebut, akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Dikutip dari Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021, aturan pada pelaksanaan PPKM Level-3 saat perayaan Nataru, terdapat 3 tempat yang akan dilakukan pengetatan pengawasan protokol kesehatan yaitu Gereja atau tempat yang fungsikan sebagai tempat ibadah saat perayaan Natal tahun 2021, tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal.

Untuk menyikapi hal tersebut, petugas gabungan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tak henti mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 melalui operasi yustisi bersama.

Seperti halnya yang dilaksanakan pada pagi ini, Minggu (28/11/2021), petugas gabungan melaksanakan penegakkan protokol kesehatan diseputaran Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro Kota, tepatnya disamping lapangan sepak bola. Mereka, melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Selain itu, petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Satpol PP, BPBD dan Dinkes Kabupaten Bojonegoro juga menyampaikan sosialisasi atau imbauan akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 5-M diantaranya Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, Menjaga jarak, Menjahui kerumunan serta Membatasi mobilitas.

Pasiops Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Heri Sukiyanto, mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan lainnya secara intens memasifkan operasi penegakan atau penerapan protokol kesehatan baik siang atau malam hari diseluruh wilayah jajaran.

"Ini dilakukan dalam rangka upaya bersama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 khususnya diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan kedepannya masyarakat dari segi kedisiplinan lebih mempedomani prokes," pungkas Kapten Inf Heri Sukiyanto.(Pendim/Red)