Dandim 0813, Kapolres dan BPBD Bojonegoro Tinjau Lokasi Tanggul Jebol di Kedungprimpen

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, Kapolres AKBP Muhammad dan Tim BPBD Bojonegoro melakukan kunjungan ke lokasi tanggul Kali Ingas yang jebol di Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor, Senin (24/1/2022).  

Kegiatan lapangan ini juga diikuti oleh jajaran Polres dan Kodim 0813, BPBD Bojonegoro, serta perangkat desa Kedungprimpen. Dandim dan Kapolres tiba di lokasi tanggul jebol sekitar pukul 10.30 WIB. 

"Tanggul yang rawan rusak harus segera mendapatkan penanganan skala prioritas guna mengantisipasi adanya luapan air susulan. Anggota TNI, Polri dan BPBD akan membantu masyarakat guna membenahi tanggul," terang Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto.

Dandim 0813 Bojonegoro juga menegaskan, pihaknya telah mengerahkan Babinsa 0813/10 Kanor dan dua perahu Lonjir (pertolongan banjir) untuk membantu warga jika setiap waktu dibutuhkan guna mengantisipasi adanya banjir luapan air sungai.

"Tim gabungan akan berpatroli dan meninjau lokasi-lokasi yang rawan banjir. Dan sejak kemarin sudah kita terjunkan 2 unit perahu serbaguna, yang kami tempatkan di Koramil Kanor untuk membantu warga jika sewaktu waktu dibutuhkan," ujarnya.

Seperti diketahui, pasca jebolnya tanggul di Kedungprimpen, TNI, Polri dan Pemkab melalui BPBD serta warga, bergotong royong mengatasi tanggul yang jebol,  sehingga luapan air bisa segera teratasi dan tanggul terbenahi.

Dandim juga menuturkan, pihaknya akan meningkatkan komunikasi dengan Pemkab Bojonegoro untuk melaksanakan assasment pengecekan sekitaran tanggul yang rawan banjir luapan sungai Bengawan Solo.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menuturkan, pihaknya bersama Kodim 0813, Pemkab dan warga terus bergerak melakukan penguatan tanggul tanggul yang rawan rusak. Polres juga telah mengirimkan bantuan personel untuk melakukan perbaikan sementara tanggul yang rusak.

"Sebagai antisipasi adanya luapan susulan air Sungai Begawan Solo, kami TNI-Polri bersama BPBD terus melakukan monitor terhadap ketinggian air Sungai Begawan Solo, sehingga jika terjadi kenaikan volume air bisa mengambil langkah prioritas," terang Kapolres.(Pendim/Red)