Dandim 0813 hadiri acara Parade Country Bojonegoro Thengul International Folklore Festival


LENSAJATIM || Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, turut menghadiri acara Parade Country. Kegiatan tersebut merupakan acara pembuka dalam rangkaian kegiatan Bojonegoro Thengul International Folklore Festival (B-TIFF), Sabtu (22/7/2023). Parade Country diikuti 4 delegasi budaya dari negara India, Mexico, Slovenia dan Uzbekistan.

Turut hadir dalam acara ini Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, beserta jajaran Forkopimda, perwakilan International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art (CIOFF), Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran.

B-TIFF yang akan berlangsung selama 5 (hari) mulai tanggal 22 sampai dengan 26 Juli 2023 ini juga akan menampilkan kebudayaan lokal seperti Rampoe Aceh, Tari Thengul, Oklik, Seni Barongsai, Reog Jaranan, serta Sandur dan Terbang Jidor. Parade Country juga dimeriahkan oleh 200 siswa sekolah yang membawa umbul-umbul dan bendera.

Parade Country yang diikuti 115 peserta ini dimulai dari start Jl. Mas Tumapel – Jl. Imam Bonjol – Jl. Hasyim Ashari – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Trunojoyo dan Finish Ex. Gedung DPRD Bojonegoro. Sedangkan untuk kegiatan kesenian daerah, diikuti 430 peserta dengan rincian peserta Tari Thengul 50 orang, Musik Oklik 50 orang, Seni Barongsai 30 orang, Reog Jaranan 50 orang, Sandur 50, dan 2022 siswa Sekolah.

Untuk penampilan pembuka dipersembahkan oleh Tari Thengul, yang dilanjutkan dengan penampilan budaya 4 negara yang dipadu bergantian dengan budaya lokal. Adapun urutan persembahan setelah Tari Thengul yaitu dari India, dilanjutkan penampilan Oklik, Barongsai. Setelah itu Mexico, Rampoe Aceh, dan Terbang Jidor. Kemudian, penampilan dari Slovenia, Sandur, Uzbekistan, serta reog jaranan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, menjelaskan, event budaya ini adalah kerjasama Pemkab Bojonegoro dengan CIOFF Indonesia. B-TIFF sebagai ajang pertukaran budaya dan pengenalan potensi daerah, serta mengenalkan budaya lokal. Sehingga beberapa penampilan menunjukkan potensi lokal seperti reog, sandur, oklik.

"Mudah-mudahan tahun ke depan kami juga bisa atas bantuan CIOFF bisa mendatangkan lagi beberapa negara," ujarnya.

Disampaikan juga oleh Bupati Bojonegoro, bahwa rangkaian kegiatan B-TIFF juga ada acara tanam pohon. Dan Sabtu 22 Juli 2023 malam pukul 19.00 WIB nanti dilaksanakan pembukaan B-TIFF yang dilangsungkan di Alun-Alun Bojonegoro. "Semoga kegiatan ini juga dapat memberi motivasi pada pelaku usaha dan menggali potensi. Kedepan, produk Bojonegoro juga bisa orientasi ekspor karena saya pikir sektor UMKM sektor yang kuat," tutur Bupati Anna Mu'awanah.

Director of CIOFF Indonesia, Said Rachmat, mengaku bangga sebagai orang Indonesia bisa melaksanakan festival internasional seperti ini. "Dan saya bangga dengan Bojonegoro yang peduli dan mengangkat citra budaya kita untuk di internasional," ucapnya.

Menurutnya, dengan mendatangkan negara lain ke Indonesia, berarti sudah mempromosikan secara keseluruhan terutama Bojonegoro. "Harapannya festival ini bisa terus berlangsung dengan dukungan masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Begitu juga dengan mengangkat budaya-budaya dari Indonesia untuk diperkenalkan ke internasional," pungkas Said Rachmat.(Pen/Red)