Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, si jago merah mulai mengamuk sekitar pukul 04.10 WIB.
Laporan resmi masuk ke Pos Kota pada pukul 04.59 WIB. Petugas langsung meluncur empat menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian (TKK) sekitar pukul 05.15 WIB.
Proses Evakuasi Heroik dan Dua Korban Luka
Kebakaran ini membawa dampak memilukan bagi penghuni rumah. Marni (65), seorang lansia penderita stroke, terjebak di dalam kamar saat api mulai membesar dan merambat ke seluruh bangunan seluas 5x12 meter tersebut.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergerak cepat melakukan aksi penyelamatan spontan. Seorang warga bernama Samsul (35) memberanikan diri menerobos kobaran api untuk mengevakuasi Marni.
Marni (65): Mengalami luka bakar serius hingga 80 persen di sekujur tubuh.
Samsul (35): Mengalami luka bakar sekitar 15 persen di bagian tangan kanan saat memicu aksi penyelamatan.
Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kerugian Ratusan Juta dan Penyelamatan Aset
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.49 WIB setelah tim gabungan menerjunkan satu unit Fire Truck, dua unit Water Supply ( Damkarmat dan BPBD), serta lima personel pemadam.
Total kerugian material akibat hancurnya bangunan beserta isinya ditaksir mencapai Rp300 juta.
Meski begitu, upaya penanganan cepat dari warga dan petugas berhasil menyelamatkan beberapa aset penting:
Aset Terselamatkan: Empat unit sepeda listrik, tiga unit sepeda motor (Vario, CRF, dan Beat Street), kasur, serta uang tunai dengan total nilai sekitar Rp70 juta.
Penyekatan Bangunan: Petugas berhasil melokalisasi api sehingga tidak merembet ke tiga rumah tetangga yang berada sangat dekat termasuk rumah permanen milik Marmi (80) bernilai Rp400 juta, serta rumah kayu milik Darmin (58) dan Nyamirin (60).
Catatan Penanganan: Operasi pemadaman dan pendinginan berjalan lancar tanpa kendala berarti meski jarak tempuh armada menuju TKK mencapai 10 kilometer. Penanganan ini turut melibatkan Damkarmat Pos Kota, BPBD Bojonegoro, Polsek Dander, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Pemdes Sumberagung, serta warga setempat.
Edukasi dan Imbauan Kewaspadaan
Usai api padam, petugas Damkarmat tidak hanya melakukan pendinginan, tetapi juga langsung memberikan sosialisasi singkat kepada warga setempat.
Materi edukasi mencakup langkah pencegahan kebakaran, penanganan awal saat muncul titik api, hingga fungsi pelayanan Damkarmat.
Petugas imbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan. Pastikan seluruh peralatan dapur dan kompor benar-benar dalam keadaan mati sebelum ditinggalkan atau beristirahat, guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.(Lid/Red)
.jpg)