LENSAJATIM || SURABAYA - Kabupaten Bojonegoro kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah berprestasi di Jawa Timur.
Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berhasil memborong dua penghargaan sekaligus dalam malam penganugerahan Wilwatikta Awards 2026 yang diinisiasi oleh JawaPos.com di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026) malam.
Dua kategori bergengsi yang berhasil diraih Bojonegoro adalah Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kedaulatan Pangan (Komoditas Beras).
Ajang yang mengusung tema ”Apresiasi Kinerja Pembangunan Pemerintah Daerah Berbasis Data Presisi dan Objektif” ini memberikan pengakuan penuh kepada daerah-daerah yang menunjukkan indikator keberhasilan pembangunan secara nyata, objektif, dan terukur.
Penilaian Terukur Berbasis Data Presisi BPSCEO JawaPos.com, Dhimas Ginanjar Satria Perdana, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam ajang penganugerahan ini.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak lagi diukur sekadar dari banyaknya program, besarnya anggaran, atau angka statistik di atas kertas, melainkan dari dampak dan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Untuk menjaga independensi dan transparansi, JawaPos.com menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur.
"Kami percaya penghargaan akan memiliki arti ketika diberikan berdasarkan capaian yang dapat diukur, bukan semata-mata karena popularitas, kedekatan, atau penilaian subjektif," tegas Dhimas.
Ia menambahkan bahwa nama Wilwatikta terinspirasi dari kejayaan Majapahit untuk membakar semangat pembangunan Jawa Timur yang makin maju dan sejahtera.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang hadir mewakili Gubernur Jatim. Sherlita menyampaikan bahwa data terpadu BPS menjadi fondasi utama dalam mengukur capaian daerah secara independen.
"Data yang baik menjadi bahan bagi perencanaan yang baik, dan perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Melalui Nawa Bhakti Satya 2.0, Pemprov Jatim berupaya mewujudkan pembangunan yang terukur," ujar Sherlita.
Dari Lumbung Energi Menuju Lumbung Pangan Utama Nasional
Menerima langsung penghargaan tersebut, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemkab Bojonegoro.
"Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bojonegoro mendapatkan dua penghargaan. Tentu ini sebuah prestasi sekaligus hasil kerja keras kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang terus ingin tumbuh dan berdaulat di bidang pangan," ungkap Bupati Setyo Wahono.
Bupati menegaskan bahwa selama ini Bojonegoro sudah sangat dikenal sebagai lumbung energi nasional. Namun, lewat komitmen penguatan di sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan, Pemkab Bojonegoro kini bertekad kuat mendorong daerahnya agar bertransformasi menjadi salah satu lumbung pangan utama nasional.
Dengan pencapaian ini, Bojonegoro membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang berbasis pada perencanaan data presisi mampu menghasilkan dorongan pembangunan yang berdampak luas bagi kesejahteraan Jawa Timur.(RED)
.jpg)