Koramil Kanor Bojonegoro bersama Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Jajaran TNI Koramil 0813-10/Kanor, Kodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, bersama elemen masyarakat melaksanakan kerja bakti gotong royong memperbaiki tanggul kali Merkuris di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Tanggul tersebut jebol akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa (28/12/2021) malam, airnya sempat meluap dan menggenangi pemukiman warga, setidaknya ada 59 rumah dan 30 Ha area persawahan yang tergenang.

Danramil 0813-10/Kanor, Lettu Inf Abdul Manan, melalui pesan singkatnya menuturkan bahwa agar tanggul yang jebol tidak semakin parah dan dampak yang ditimbulkan semakin luas, pihaknya bersama pemerintah desa dan elemen masyarakat melakukan gotong royong penguatan tebing tanggul yang jebol dengan menutup tumpukan sak yang diisi material pasir dan ditahan dengan anyaman bambu.

"Kegiatan ini sebagai bentuk upaya kita bersama dalam melakukan pencegahan terhadap terjadinya bencana diwilayah, sehingga kerugian yang terjadi dimasyarakat dapat diminimalisir," terangnya. Jumat (31/12/2021).

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya yang mungkin terjadi pada saat musim hujan seperti ini.

"Kami menghimbau kepada masyarakat selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini, segera melapor apabila melihat ada ancaman yang terjadi agar kita semua dapat segera melakukan berbagai upaya secara bersama-sama," tambah Lettu Inf Abdul Manan.

Sementara itu Kepala Desa Pesen, Agus Saputra, atas nama pemerintah desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang telah bersinergi mengatasi bencana yang terjadi didesanya.

"Terima kasih kami sampaikan kepada TNI-Polri dan masyarakat yang telah melaksanakan kerja bakti gotong royong dalam perbaikan penguatan tebing kali Merkuris, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas kemkompakan TNI-Polri dengan pemerintah desa dan elemen masyarakat yang selama ini sudah terjalin cukup baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," tuturnya.(Pendim/Red)