Hadiri Pembukaan DIKTAMA PASTI, Dandim Bojonegoro ajak Pesilat Pagar Nusa Tiru Ilmu Padi

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, bersama jajaran Forkopimda, turut menghadiri acara pelantikan Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro Masa Khidmat 2022-2027 dan Pembukaan Pendidikan Pertama Pasukan Inti (DIKTAMA PASTI) Pagar Nusa di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Ulum Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jum'at (26/8/2022).

Turut hadir pada kegiatan ini diantaranya anggota Komisi XI DPR-RI, Farida Hidayati, S.H., M.Kn., Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Mahmudi, Ketua Pusat PSNU Pagar Nusa, M. Nabil Harun, Ketua PW PSNU Pagar Nusa Jatim, H Abdul Muchid, Rois Syuriyah PCNU Bojonegoro, KH. Maimun Safi'i, Ketua PCNU Bojonegoro, Dr. H. Kholid Ubed, Ketua Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, Pimpinan Ponpes Raudlatul Ulum, Gus Auliarochim, serta jajaran Forkopimcam Bojonegoro Kota.

Dalam sambutannya, Rois Syuriyah PCNU Kabupeten Bojonegoro, KH. Maimun Safi'i, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran jajaran Forkopimda Bojonegoro, serta berharap adanya arahan dari Forkopimda kepada Pagar Nusa agar semakin amanah, barokah dan bisa lebih baik lagi dalam mengawal bangsa dan negara. "Sebagai Pimpinan Cabang, berharap Pagar Nusa akan semakin maju, berakhlakul karimah dan mampu untuk mengawal para Kyai dan bangsa Indonesia," tuturnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, mengatakan bahwa bagaimana kita mempedomani dan menghormati serta jangan melupakan sejarah berdirinya Pagar Nusa dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Pihaknya berharap untuk memahami arti Pagar Nusa, sebagai penjaga Kyai dan merupakan ujung tombak dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Pencak Silat, merupakan budaya yang harus terus dikembangkan dengan menjaga kerukunan antar perguruan pencak silat.

"Situasi di Kabupaten Bojonegoro saat ini masih kondusif. Diharapkan senior- senior dari pendekar Pagar Nusa bisa meningkatkan prestasi dalam rangka pencak silat, sehingga akan mengharumkan nama perguruan, daerah bahkan bangsa dan negara," kata Kapolres.


Sementara itu dalam arahannya, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, menyampaikan agar mempedomani dan menyokong ilmu padi yaitu dengan semakin berisi semakin menunduk, serta mengayomi masyarakat. "Dengan harapan dapat memberikan kontribusi bagi NU dan Pagar Nusa, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Hadir pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro, menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan terus memonitor kegiatan Pagar Nusa maupu perguruan-perguruan pencak silat lainnya. Menurutnya, dukungan TNI-Polri dalam hal ini bapak Dandim 0813 dan Kapolres Bojonegoro telah menjadikan IPSI sudah berdiri. Selain itu, Kabupaten Bojonegoro juga menganggarkan intensif bagi pengurus atau penggerak yang tergabung dalam IPSI.

Pihaknya berharap, adanya Pagar Nusa bisa menjadikan kenaikan great pencak silat lain, dan jangan memancing-mancing masalah sehingga situasi tidak kondusif. Juga segera dibentuk kepengurusan ranting, dan semoga kepengurusan baru nantinya bisa langgeng serta terus berkembang. "Berikan energi positif bagi peserta, pengurus dan masyarakat Nahdatul Ulama," harap Anna Mu'awanah.(Pendim/Red)