Ketua MPR RI, Dankoopsus TNI, Wadankormar, Wakadensus 88 Polri dan Kaskoopsud 1 Raih Juara II Kejuaraan Menembak Tribuana Merah Putih Open Championship 2022

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (PERIKHSA) Bambang Soesatyo bersama Dankoopsus TNI Mayjen TNI Joko Putranto, Wadankormar Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Wakadensus 88 Brigjen Pol Sentot Prasetyo, serta Kaskoopsud 1 Marsma TNI Jorry Koloay, yang tergabung dalam Tim 1, berhasil menjadi Juara II dalam Kejuaraan Menembak Tribuana Merah Putih Open Championship 2022 IPSC Level II, Kelas Novelty Shoot 100 meter, 300 meter, dan 400 meter. Menggunakan senapan runduk Accuracy International AX308 dengan kaliber peluru 7,62 mm.

Menyusul Juara 1, yang diperoleh Tim 2 beranggotakan Menkumham Yasonna Laoly, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Irlat Itum Irjenad Brigjen TNI Fullad, Ir Kopasgat Marsma TNI Deny Muis, serta Kasadwas Unhan Mayjen TNI Rui Fernando. Sedangkan Juara III diperoleh TIM 5 beranggotakan Ir Kopassus Brigjen TNI Husein Sagaf, Dangrup-1 Kopassus Letkol Inf Romel Jangga Wardhana, Dangrup-3 Kopassus Kolonel Inf Donny Pramono, Kabid Propam Polda Kaltara Kombes Pol Teguh Triwantoro, serta Pamen Ahli Bid Diklat Kopassus Kolonel Inf Isa Ansori.

"Di medan pertempuran maupun di medan perlombaan, kemampuan menembak prajurit TNI, termasuk di dalamnya prajurit Kopassus, tidak perlu diragukan. Salah satunya diperlihatkan dengan menjadi juara umum lomba tembak internasional Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) selama 13 kali berturut-turut. Prestasi membanggakan ini harus dipertahankan, salah satunya dengan memperbanyak kejuaraan menembak di dalam negeri," ujar Bamsoet usai mengikuti Kejuaraan Menembak Tribuana Merah Putih Open Championship 2022 IPSC Level II, di Lapangan Tembak 600 B Sudaryanto, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Jumat (26/8/22).

Turur hadir antara lain, Menkumham Yasonna Laoly, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, Wadankormar Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Ketua Umum Perbakin Letjen TNI (purn) Joni Supriyanto, serta Dansat 81 Kopassus Letkol Inf Raden Nashrul.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Kejuaraan Menembak Tribuana Merah Putih Open Championship 2022 IPSC Level II diselenggarakan Sat-81 Kopassus dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 Republik Indonesia. Sekaligus sebagai bagian dari pembinaan prestasi menembak bagi para anggota TNI-Polri hingga masyarakat sipil, sehingga bisa melahirkan atlet menembak yang berkualitas internasional.

"Diikuti sekitar 292 peserta. Terdiri dari personil TNI sebanyak 85 orang, Polri 61 orang, dan Sipil sebanyak 146 orang. Kelas yang diperlombakan antara lain IPSC/Non IPSC, Presisi/Eksekutif, Riffle, dan HPR. Terdiri dari IPSC Pistol, Non IPSC Pistol, IPSC PCC, IPSC Riflle, Pistol Eksekutif 20 meter individu, Pistol Eksekutif 20 meter team, Pistol Presisi 25 meter individu, Pistol Presisi 25 meter team, HPR 400 meter prone individu, serta HPR 400 meter prone team," jelas Bamsoet.


Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Penasihat PB Perbakin ini menerangkan, selain dalam lomba tembak internasional Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM), prestasi menembak Prajurit TNI juga terlihat dari keberhasilan Pasukan TNI/Kontingen Indonesia yang tergabung dalam Satuan Tugas Perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan, yang berhasil menjuarai Small Arms Shooting Competition (SASCO) Tahun 2022 yang diselenggarakan UNIFIL di Naqoura Firing Range, UNIFIL HQ, Lebanon, Maret 2022. Mengalahkan pasukan dari Prancis, Spanyol, Finlandia, Italy, Irlandia, Ghana, Tanzania, Malaysia, Korea Selatan, China, India, Nepal, Sri Lanka, serta perwakilan dari Lebanon Armed Forces (LAF).

"Di tingkat sipil, prestasi menembak Indonesia diperlihatkan oleh keberhasilan menjadi dua kali Juara Umum cabang olahraga menembak pada Se Games 2019 di Filipina dan Sea Games 2022 di Vietnam. Di Olimpiade Tokyo 2020, atlet menembak Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, juga berhasil mengukir sejarah bagi Indonesia. Ia menjadi atlet menembak Indonesia pertama yang berhasil berlaga dalam olimpiade setelah berhasil melalui babak kualifikasi dengan mendapatkan skor 625,4 di Asian Shooting Championships 2019," pungkas Bamsoet. (*/Red)