Antisipasi Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo, Kodim Bojonegoro siagakan Personel dan Alat Perlengkapan

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir luapan Sungai Bengawan Solo dengan dibukanya pintu air waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, Jawa Tengah, Kodim 0813 Bojonegoro Jawa Timur, menyiagakan ratusan personel jajaranya beserta alat perlengkapan penanggulangan banjir, Jum’at (17/2/2023).

“Sementara saat ini para Babinsa jajaran bersama Polsek dan Instansi lainya sedang memantau perkembangan air diwilayah sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo,” demikian disampaikan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, di sela pengecekan Alat Perlengkapan (Alkap) banjir.

Lebih lanjut dikatakan Dandim, bahwa banjir yang terjadi akan menjadi perhatian kita semua. Karena banjir tersebut akan berdampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat dan mengganggu arus lalu-lintas. Sehingga hal ini memerlukan sinergitas dan kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi dan membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir yang setiap saat bisa terjadi.

Menurut Dandim, semua wilayah sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo kita monitor bersama. Hanya memang ada beberapa titik yang perlu ditingkatkan kewaspadaannya. Sementara untuk kesiapsiagaan alat perlengkapan, pihaknya telah menyiapkan 2 unit perahu serba guna.

“Kodim 0813 Bojonegoro bersama Koramil jajaran siaga 24 jam memantau perkembangan situasi ketinggian air Bengawan Solo, kami juga siap 24 jam membantu masyarakat apabila terjadi bencana banjir. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tenang namun tetap waspada terkait dengan ancaman banjir, mengingat curah hujan cukup tinggi akhir-akhir ini,” pungkas Letkol Arm Arif Yudo Purwanto.(Pendim/Red)