Babinsa Kodim Bojonegoro terus gencarkan Penguatan Bela Negara dikalangan Pelajar


LENSAJATIM || Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro melalui Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil jajaranya terus bergerak melaksanakan pembinaan karakter terhadap generasi muda khususnya dikalangan pelajar diwilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (7/8/2023).

Seperti yang dilakukan personel Babinsa Koramil 0813-20/Malo dengan memberikan edukasi tentang makna dari Pancasila melalui materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan pelatihan dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Pembinaan karakter dalam rangka penguatan bela negara diikuti 221 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se- Kecamatan Malo yang dilaksanakan di Taman Rusa dan Kantor MWC NU Kecamatan Malo.

Selaku koordinator kegiatan, Serka Sugit Bintaro, mengatakan bahwa kegiatan yang juga diisi dengan materi Fun Game Edukasi berbasis kelompok ini dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter tangguh, cinta tanah air, ber-Bhinneka Tunggal Ika, serta mengerti akan makna dari Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia.


"Nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila sangat penting untuk diajarkan kepada para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia. Agar kelak dewasa nantinya, mereka akan terbiasa dengan perbuatan dan tingkah laku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.

Dia berharap, dengan dilaksanakanya kegiatan tersebut para pelajar akan tumbuh kedisiplinan, loyalitas, setia kawan dan nasionalismenya sejak dini. "Sehingga nantinya menjadi pemuda-pemuda yang tangguh, handal dan cinta terhadap NKRI," tambah Serka Sugit Bintaro.

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan oleh jajaran Babinsa Koramil 0813-15/Ngraho kepada 200 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bojonegoro Kecamatan Ngraho. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud), Serma Hari Purwanto.

Serma Hari Purwanto berharap, kegiatan penguatan bela negara ini dapat memacu, memberikan semangat para siswa-siswi dalam belajar serta mampu menghadapi tantangan global secara cerdas. Menurutnya, rasa nasionalisme, atau kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan negara ini semakin berkurang. Sehingga hal tersebut perlu dilatihkan secara berjenjang, agar rasa untuk memiliki terhadap bangsa dan negara tertanam sejak dini khususnya bagi para pelajar.

"Pembekalan materi Wasbang dan pelatihan dasar PBB sejak dini ini diharapkan bisa menjadikan anak-anak lebih tangguh, berkarakter baik, memiliki kedisiplinan, kekompakan, jiwa patriot serta berwawasan kebangsaan," pungkasnya.(Pen/Red)