TMMD Imbangan 2023 di Gondang Bojonegoro Resmi Dimulai


LENSAJATIM || Kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Imbangan tahun 2023 di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan adanya Upacara Pembukaan yang berlangsung dilapangan desa setempat, Rabu (20/9/2023).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan TMMD ini diantaranya jajaran Forkopimda Bojonegoro, perwakilan Korem 082/CPYJ, anggota DPRD Dapil IV Kabupaten Bojonegoro, Kepala Satker, Camat beserta Muspika, Kepala Desa se- Kecamatan Gondang dan tamu undangan lainya.

Mengusung tema 'Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat' dalam pelaksanaan kegiatan program TMMD Imbangan tahun ini terdapat sasaran pembangunan baik fisik maupun non-fisik. Sasaran fisik yaitu pemasangan paving SDN Gondang II, pembangunan jembatan berukuran 18x4,6 meter, program Aladin, pembangunan bronjong Sungai Pacal, serta normalisasi Sungai Pacal dan Anak Sungai Pacal.

Dalam sambutanya, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, mengatakan, program TMMD merupakan program terpadu dan lintas sektoral yang dilakukan sebagai kepedulian TNI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai wujud kepedulian itu, maka pelaksanaan TMMD dalam bentuk karya bakti yang dilakukan bersama-sama antara TNI dengan Instansi pemerintah dan seluruh komponen masyarakat yang pada hakekatnya ditujukan untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan kesadaran, semangat dan gotong royong dalam membangun desanya.

"Kegiatan TMMD ini mempunyai peran yang strategis, artinya dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan. Sehingga diharapkan lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan bangsa," kata Bupati.

Selain itu, masih menurut Bupati Bojonegoro, bahwa TMMD juga merupakan bentuk komunikasi yang sehat dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai wadah untuk membangun komitmen dan citra positif untuk mengimplementasikan 8 (delapan) wajib TNI yaitu pertama, bersikap ramah tamah terhadap rakyat, kedua, bersikap sopan santun tethadap rakyat, ketiga, menjunjung tinggi kehormatan wanita, keempat, menjaga kehormatan diri di muka umum, kelima, senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaanya, keenam, tidak sekali-kali merugikan rakyat, ketujuh, tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, kedelapan, menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Disampaikan juga, bahwa sebagai wujud operasi bakti TNI, kegiatan program TMMD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata yang terintegrasi dalam 2 (dua) sasaran baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Sasaran fisik, diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan perdesaan.

"Sedangkan sasaran non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menumbuhkembangkan semangat gotong royong dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat," pungkas Bupati Anna Mu'awanah.(Pen/Red)



Kontributor : Trisno Wibowo
KODIM0813BOJONEGORO