Kodim Bojonegoro dukung penuh Program P4GN

 

LENSAJATIM ꞁꞁ       Sebagai komitmen dan dukungan penuhnya terhadap upaya dalam memerangi narkoba, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, bersinergi bersama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA dan Polres Bojonegoro menggelar operasi penggeledahan kamar hunian warga binaan.

Kegiatan operasi penggeledahan ini diawali dengan apel bersama para petugas yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bojonegoro, Rony Kurnia. Setelah itu, tim yang bertugas melakukan penggeledahan dibagi ke dalam dua kelompok, untuk melaksanakan penggeledahan di blok tahanan dan narapidana.


Dari hasil operasi penggeledahan ini, petugas menemukan beberapa barang terlarang meliputi; handphone 1 buah, sendok logam 11 buah, korek api 18 buah, botol kaca 6 buah, kipas angin elektrik 1 buah, alat cukur 8 buah, kabel data 1 buah, headset 1 buah, speaker aktif 2 buah, gesper 3 buah, piring aluminium 1 buah, besi  batangan 3 buah, paku 4 buah, gunting 2 buah, kaca 1 buah, dan 1 amplas 2 lembar.

Sebagai barang temuan yang didapatkan dalam operasi penggeledahan tersebut, selanjutnya akan diinventarisir dan didata oleh petugas, untuk nantinya akan dimusnahkan.


Kalapas Kelas IIA Bojonegoro, Rony Kurnia, menyampaikan, pemeriksaan bersama TNI-Polri sebagai mitra kerja dalam membina warga binaan ini sudah sering kami lakukan. Ini merupakan wujud komitmen kami bahwa Lapas Bojonegoro terbuka dan kami akan sepenuhnya mewujudkan komitmen kami untuk Zero Halinar (Handphone, pungli, dan Narkoba)

"Ini merupakan wujud komitmen dari Lapas Bojonegoro untuk mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Terkait adanya isu yang beredar kemarin dari salah satu media dan juga LSM yang membuat opini bahwa Lapas Bojonegoro terdapat pungli dan pembiaran adanya handphone, saya tekankan dan saya pastikan Itu merupakan tidak benar, kami benar-benar berkomitmen akan hal itu.” kata Kalapas Bojonegoro.


Selain melaksanakan penggeledahan yang melibatkan APH terkait, Lapas Bojonegoro juga senantiasa melakukan kegiatan serupa (operasi penggeledahan) secara rutin dengan intensitas satu bulan minimal 8X penggeledahan.

Selain melaksanakan operasi penggeledahan juga dilaksanakan test urine dari perwakilan Warga Binaan secara acak. Dari 10 Warga Binaan yang diambil untuk tes urine semuanya benar-benar bersih dari narkotika, hal tersebut terbukti dari hasil uji sample yang di ambil.

Dikonfirmasi, Kamis (19/1/2023), Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Suko Maulono, mengatakan, pihaknya turut mendukung penuh program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). "Hal ini dilakukan untuk mewujudkan cita-cita Bojonegoro Bersinar, Bersih dari Narkoba," pungkasnya.(Pendim/Red)